saat ia bercerita betapa cantik dan mulianya gadis itu.
betapa tahi lalatnya telah menyihirnya dalam tiap tidurnya.
kamu tahu,
aku bukanlah wanita itu
jalanku tak seanggun gadis itu
rambutku tak sepanjang dia
mataku tak seindah dia
kamu tahu,
aku hanyalah aku.
aku yang berjalan dengan agak sembrono dan kekanak-kanakan
aku yang hanya miliki rambut pendek saking tak suka dalam panasnya udara yang menyengat
dan mataku ini sering bermasalah dengan penyakit bintitan.
kamu tahu,
aku tentu tak pernah bisa membuatmu menjadi lupa akannya
karena aku sadari,
bahwa aku bukan dia.
menarik sekali...
BalasHapusihhh meni pake anonim...
BalasHapussapa yang ngomongin neng???
BalasHapus*itu sebut2 soal tahi lalat haha...
ya ampun neng..
BalasHapusberarti neng teh punya tahi lalat di ketek yaaa???
kan cewek ini tahi lalatnya di ketek..
mbuahaha
aku juga hanya seorang aris
BalasHapusudah pede ajah jangan bading-bandingkan dengan dia!semua orang punya kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. bikin pusing ajah
duh dasar aris geje.. weka weka..
BalasHapusyang namanya berbahasa itu agak berlebihan tuh gpp tauuuuu..
meskipun tokoh yang dibandingkan adalah fiktif..
kan ngarah rame ceunah...
haha
bikin jadi luar biasa atuh An. terkadang membandingkan agar membuat diri sendiri lebih baik c, why not?
BalasHapusapanya bor yang mesti dibikin luar biasa???
BalasHapusbetul, membandingkan agar lebih baik namun tetap menjadi diri sendiri,...
diri kita... buat kualitas hidup yang lebih baik, lebih berarti bagi orang banyak, extraordinary people in our way.
BalasHapussuka bor.. saya suka kata2 anda..
BalasHapussuper sekali!!!