6 Oktober 2010

terima kasih mamah

2 bulan ini saya ngerasaaaaaaaaaaaa banget kalo mamah itu begitu menyayangi anak-anaknya. termasuk saya.

kerasanya pas ada beberapa orang yang menghina sesuatu kekurangan saya, mamah begitu lantang untuk membela saya. Mamah langsung menitikkan air mata atas hinaan mereka pada diri ini. bukan sekali saja saya melihat mamah menangis demi menunjukkan rasa cintanya pada saya dan menunjukkan betapa tak relanya beliau mendengar hinaan ini. beliau juga tak hanya menangis menghadapi semua ini. dalam setiap sholatnya, mamah menyebut nama saya. berharap saya menjadi orang yang sholeh dan mampu menunjukkan kepada para penghina itu kalau saya tidak seperti yang mereka pikirkan.
setiap malam mamah pun selalu membangunkan saya agar saya mau melaksanakan shalat malam (yaaa, tapi kadang sholat kadang engga. ckck)

semua ibu di dunia ini pasti tak akan pernah rela anaknya dicaci dan dimaki.
terlepas dari anak itu salah atau tidak.
dan seorang ibu takkan hanya berdiam diri atas semua kesulitan yang menimpa anaknya

mamah, entah aan harus balas apa...
Semoga Allah menjadikan mamah hamba yang mulia dan dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya
amien..

mamah makasih atas semuanya, hingga aku berumur 22 tahun pun aku belum bisa membuatmu bahagia.
maaf maaf maaf