waktu skripsi adalah waktu yang bener2 menuntut saya untuk mandiri.
ditinggalkan teman2 dekat dalam waktu yang lama membuat saya harus mencari lagi teman2 yang baru.
sebenernya mereka teman lama juga, cuman karena kita kurang interaksi jadi rasanya saya tak mengenal mereka.
tapi hal baru selalu buat saya jadi bener2 baru.
terima kasih kalian sahabat baruku..
Uranaikko, sebuah diary ku yang mulai saya tulis dari tanggal 22 Februari 2009 kadang jadi teman yang bener2 ampuh.
(dipikir-pikir kasian banget ya temennya diary??)
tapi saya suka diary ini..
saya suka mengumbar rasa dan sejarah hidup dalam sebuah jurnal. (hmm.. jadi inget sama tokoh Sue di Glee yang punya Sue's Journal)
banyak kisah yang kalo diinget2 lagi ternyata bisa mengaduk emosi dalam diri ini
ketawa, marah, rindu, sebel, de el el.
gak sengaja membuka tanggal 5 mei 2009.
wah pas jaman2 nya kuliah nih..
kadang kangen juga mengalami masa kuliah seperti itu. tapi yang tertulis dalam si Uranaikko adalah ternyata saya malas ikut kuliah AKL (Akuntansi Keuangan Lanjutan).
jadwal yang siang pukul 13.00 bikin saya dan sari marista tak ingin keluar kosan dia di gerlong.
apalagi udara bandung memang sedang terik dan menyengat kulit. argh.. saya tak suka cuaca panas.
jadilah saya dan sari ditinggalkan di kosan. kita berdua tiduran di atas lantai yang dingin. hmm sejuk. tak lupa lampu pun dimatikan. (nah lo??)
kita berdua hanya berpesan kepada sahabat2 yang lainnya untuk mengSMS kalau dosen sudah datang ke kelas. (kita begini soalnya dosennya suka telat, hehe)
setngah jam dari jadwal kuliah ternyata HP Sari berbunyi. ada panggilan dari seorang nuy yang memang suka nipu sana-sini. telepon dimatikan oleh nuy saat sari mengangkatnya. Sari memang kadang riweuh dan orangnya begitu "pencemas" abissssss.
jadilah sari menelepon Nuy.
Sari : "aya naon nuy?? geus aya dosen acan??"
Nuy : "dosen, dosen, dosen"
Sari : "naon nuy?? geus datang??"
pertanyaan apapun yang dilancarkan sari pada Nuy tetap membuat nuy hanya menjawab "dosen, dosen, dosen"
sari agak sedikit kesal dengan nuy. maka dia bergegas membangunkan saya.
"an buru an, Bu S*lvi na geus aya ceunah"
kita berjalan menelusuri JICA, lewat depan UPI net, dan sampai di Garnadi dengan keringat mengucur.
ternyata suasana kelas begitu ribut. Nuy yang memang suka nipuin orang-orang hanya mesem-mesem dan ketawa ngakak ngeliat mata sari yang melotot.
oh kita tertipu kawan,
nuy pun berkata kalau anak kelas udah pada ngisi presensi.
Sari kelimpungan saat tahu daftar hadir itu sudah dikembalikan lagi ke prodi. dengan resah dan gelisah, sari memaksa saya untuk pergi ke prodi.
Tertawalah Nuy sepuasnya..
saya hanya bisa melongo mendapati Sari yang bisa ditipu dua kali.
kangen kalian ihhhhhh..
yang satu di bali, yang satu di tasik